2021, Jalan Tol Serang-Panimbang Seksi 1 Siap Dukung Arus Mudik Lebaran

2021, Jalan Tol Serang-Panimbang Seksi 1 Siap Dukung Arus Mudik Lebaran
November 23, 2020 Mark Flores 0 Comments

Suara. com kacau Pemerintah melalui Departemen Pekerjaan Umum dan Perumahan Kaum terus mempercepat progress pembangunan infrastruktur di Indonesia. Hal tersebut dikerjakan untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

Salah satu pembangunan infrastruktur yang digenjot ialah pembangunan Tol Serang-Panimbang sepanjang 83, 67 kilometer yang berada  Daerah Banten. Dengan terhubungnya jalan tol   yang melintasi tiga kabupaten yakni Kabupaten Serang, Lebak & Pandeglang ini, bukan hanya jadi penghubung menuju kawasan pariwisata dalam sekitar wilayah Banten seperti KSPN Tanjung Lesung dan Taman Nasional Ujung Kulon, tapi juga akan semakin memperlancar konektivitas perekonomian umum baik dari sektor industri, bahan, dan jasa karena akan tersambung dengan Tol Jakarta – Merak.

Kepala Arah Umum Badan Pengatur Jalan Pungutan (BPJT) Mahbullah Nurdin  berharap di dalam Maret 2021, Tol Serang-Panimbang Menawan 1 sudah bisa dilakukan tes laik fungsi, sehingga dapat dimanfaatkan untuk mendukung  arus mudik Lebaran 2021.

“Mudah-mudahan kalau sesuai target segenap pekerjaan konstruksi Seksi 1 lengkap, pada bulan Maret atau April 2021 BUJT sudah bisa mengajukan uji laik fungsi kepada Pemerintah atau BPJT untuk menyambut arus mudik Lebaran Mei 2021 mendatang. Barangkali ada orang Jakarta dengan mau mudik Lebaran ke Rangkasbitung sudah bisa melewati jalan pungutan tersebut, ” kata Nurdin.

Baca Juga: Permudah Mobilitas Warga, PUPR Bangun Jembatan Gantung di Banten

Sementara Direktur Teknik dan Operasi PT. Wika Jalan Tol Serang-Panimbang, Berpikir Siswanto mengatakan secara prinsip, order Tol Serang-Panimbang Seksi Serang – Rangkasbitung berjalan lancar dengan capaian konstruksi pada jalan utama (main road) hampir 100 persen.

“Saat tersebut tinggal menyisakan pembebasan lahan di dalam pengerjaan di sekitar overpass STA 24. 568 dengan luasan tanah sekitar 75 m2. Sudah negosisasi dan tinggal proses pembayaran, ” tutur Nanang.

Kehadiran Tol Serang-Panimbang juga akan juga diharapkan akan menanggung pengembangan ekonomi Wilayah Banten Tengah dan Banten Selatan dengan Banten Utara yang secara geografis berjajar dengan Jakarta.

Tol ini akan memberikan kesenangan dan efisiensi waktu perjalanan, misalnya dari Jakarta menuju Tanjung Ceduk yang sebelumnya membutuhkan waktu melakoni sekitar 4 – 5 tanda, nantinya hanya menjadi sekitar 2 – 3 jam dengan kemajuan rata-rata 80 kilomter per tanda.

Ustaz Tol Serang – Panimbang sepanjang 83, 67 kilometer terbagi menjelma 3 Seksi, yakni Seksi satu Ruas Serang – Rangkasbitung (26, 50 kilometer), Seksi 2 Buku Rangkasbitung – Cileles (24, 17 kilometer), dan Seksi 3 Ruas Cileles – Panimbang (33 kilometer).

Baca Juga: Untuk Kuatkan Bangunan, PUPR akan Gunakan Teknologi Lapisan Ferosemen

Pembangunannya dikerjakan dengan skema Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) dengan nilai investasi sebesar Rp 5, 33 triliun terdiri dari Seksi 1 – 2, bagian Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) oleh PT Wijaya Karya Serbu Panimbang dan Seksi 3 porsi Pemerintah.