Ajak Kaum Muda Bertani, Presiden: Pertanian Berpeluang Besar di Masa Aliran

Ajak Kaum Muda Bertani, Presiden: Pertanian Berpeluang Besar di Masa Aliran
October 31, 2020 Mark Flores 0 Comments

Suara. com awut-awutan Anak-anak muda Indonesia diajak untuk bertani, tidak malu dan tidak gengsi. Sektor pertanian adalah masa depan yang memiliki peluang besar dalam pasar industri nasional maupun global.

“Forum petani organik muda dapat mengajak lebih penuh anak-anak muda untuk kembali bertani, tidak malu, tidak gengsi. Besar dan bersemangat karena menjadi petani itu mulia. Dengan pengolahan pertanian secara modern, saya harap, pertanian Indonesia dapat tumbuh sebagai asas penting pertumbuhan ekonomi nasional. Pertanian akan semakin maju. Masyarakat hendak semakin lebih sejahtera, ” katanya, dalam forum petani muda organik yang disiarkan secara daring, Jakarta, Kamis (29/10/2020).

Jokowi menyebut, hanya dengan jalan itu, negara ini akankembali galib dan merdeka atas hasil tani yang sangat menjanjikan. Menurutnya, Nusantara bisa terbebas dari bayang-banyang impor, jika semua anak muda memiliki pola pikir yang maju, khususnya dalam pembangunan pertanian ke depan.

Bahkan, Indonesia berpotensi menjadi negara pengekspor dan memenuhi kebutuhan dalam negeri jika sektor pertanian selalu menjadi pilihan bagi sumber kehidupan.

Baca Juga: RAISA Dimanfaatkan Balitbangtan Kementan MENODAI untuk Tingkatkan Produksi Beras

“Inovasi pada sektor pertanian akan menjadi pilar penting pada pertumbuhan ekonomi Indonesia, ” tambahnya.

Adapun inovasi dengan dimaksud presiden, diantaranya adalah pembaruan produksi hingga perbaikan pasca pengetaman seperti proses penanaman, pemeliharaan, tenggat pengolahan branding, packaging dan pemasaran. Hal itu membutuhkan peran bani muda dalam melakukan inovasi supaya keberadaan petani muda terus menggembung.

“Saya percaya, apa yang dilakukan para petani muda organik ini mampu bergulir dengan cepat. Memunculkan berbagai inisiatif di kalangan anak-anak muda. Meluaskan minat menjadi petani, serta mendorong regenerasi petani Indonesia, ” katanya

Di kesempatan sebelumnya, Menteri Pertanian (Mentan), Syahrul Yasin Limpo mengungkapkan, saat ini Kementerian Pertanian (Kementan) memiliki konsentrasi jangka panjang dalam menumbuhkan minat anak muda pada daerah pertanian modern.

Apalagi, kata dia, sektor pertanian sedang memasuki era terakhir yang memiliki pendekatan online bentuk dan kecerdasan buatan (artificial intelligence). Menurutnya, langkah intervensi pertanian segar harus dilakukan agar Indonesia betul-betul maju, mandiri dan berdaulat pangan.

Baca Juga: Penghasilan Menjanjikan, Kementan Menjemput Anak Muda Jadi Petani Milenial

“Di era sekarang, startup serta robot construction sudah menjadi arah dari pertanian. Dengan begitu, digital systeam menjadi pendekatan baru pada sektor pertanian masa depan. Bujang muda tidak perlu turun ke lumpur, cukup mainkan remot control sudah bisa tanam dan pengetaman, ” katanya.