Antisipasi Libur, Moeldoko: Tak Boleh Tersedia Penumpukan Orang dan Kendaraan

Antisipasi Libur, Moeldoko: Tak Boleh Tersedia Penumpukan Orang dan Kendaraan
December 23, 2020 Mark Flores 0 Comments

Suara. com – Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko meminta semua pihak yang berperan dalam persiapan libur Natal serta tahun baru betul-betul melakukan mitigasi penyebaran Covid-19.

“Tidak boleh ada akumulasi orang dan kendaraan. Jangan tersedia kerumunan dan kemacetan lalu lintas. Siapkan berbagai skenario dan mitigasi untuk mengurai kepadatan di setiap titik tanpa terkecuali, ” perkataan Moeldoko di Jakarta, Rabu (23/12/2020).

“Misalnya dengan rekayasa lalu lintas serta bentuk buka-tutup jalan dan rest zona. ”

Dalam rapat koordinasi, Moeldoko mau memastikan semua pemangku kepengintan mampu bekerja secara optimal.

Baca Juga: Serupa Warga Tak Rayakan Malam Tahun Baru, Polda Sumbar: Perbanyak Ibadah

“Karena ini adalah situasi extraordinary, maka harus kita kelola secara extraordinary pula, ” kata dia.

Moeldoko juga meminta seluruh sektor memberi perhatian khusus pada tempat-tempat wisata, was-was keramaian dan lokasi swab tes antigen.

“Jangan lagi ada penumpukan antrean. Kelola sistem antrean dengan indah, tambah petugas dan titik penyeliaan, serta siapkan holding area buat memecah kerumunan, ” kata Moeldoko.

Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan membuktikan akan membatasi arus lalu lin mobil kendaraan barang tertentu untuk mengatasi kemacetan. Selain itu hendak menambah fasilitas rest area had melakukan random check rapid test antigen.

Perhubungan laut telah menyiapkan satu. 186 armada dengan kapasitas 3, 35 juta penumpang. Dengan begitu kesiapan di jalur laut sudah cukup baik dan tidak hendak menimbulkan kerumunan.

Mengucapkan Juga: Polisi Meringkus Pelaku Penyebar Hoaks Malang Zona Hitam Covid-19

“Semua pelabuhan ana monitor. Kerja sama juga dengan PT. Pelindo (Persero) serta penyelarasan dengan Kementerian/Lembaga terkait lainnya, ” kata Direktur Jenderal Perhubungan Bahar Agus Purnomo.

Untuk jalur udara, kementerian telah menerapkan berbagai kebijakan penerbangan dengan mengacu pada surat informasi Satgas Penanganan Covid-19 Nomor 3 tahun 2020.

Kementerian ESDM, Pertamina, & PLN memastikan kesiapan mereka.