Banyak Anak-anak Ikut Terpapar Corona, Pemerintah Diminta Cepat Tambahan Fasilitas Kesehatan

banyak-anak-anak-ikut-terpapar-corona-pemerintah-diminta-cepat-tambah-fasilitas-kesehatan-1
June 23, 2021 Mark Flores 0 Comments

Suara. com berantakan Anggota Premi IX DPR RI Netty Prasetiyani Aher menyoroti penggandaan kasus harian positif Covid-19 yang menyasar anak-anak. Ia meminta pemerintah membuat protokol kesehatan ketat sekaligus menyiapkan fasilitas kesehatan.

Netty bersuara, saat ini banyak bujang sebagai kelompok rentan dengan sudah terpapar Covid-19. Sirih dia, berdasarkan data, Jakarta mencatatkan penambahan kasus harian sebanyak 5. 582 kasus, 879 di antaranya ialah anak-anak.

Menurut dia, aturan yang selektif dan tegas dalam implementasi prokes harus dibarengi secara kesiapan pemerintah dalam menyediakan faskes yang memadai. Tercatat faskes untuk anak-anak dengan membutuhkan penanganan lebih istimewa.

“Pemerintah tidak boleh lamban bertindak guna mengantisipasi antrean bahkan penumpukan pasien di IGD karena ruang perawatan penuh. Segera tambah fasilitas perawatan, semisal Wisma Atlet, bahkan siapkan skenario vila sakit lapangan untuk perkiraan lonjakan pasien, ” cakap Netty kepada wartawan, Rabu (23/6/2021).

Baca Juga: Jumlah Kematian Akibat Covid-19 di Sumut Jadi 1. 158 Orang

Selain kepada pemerintah, Netty tahu para pengampu agar disiplin menjalankan prokes. Salah satunya ialah dengan tidak membawa anak-anak ke luar sendi untuk mencegah penularan.

Netty berujar pengampu bertanggung jawab memberikan perlindungan pada anak-anak dari serangan virus. Karena itu orang tua harus meyakinkan anak-anak mendapat asupan memadai, istirahat yang cukup, dan tetap tinggal di panti.

“Jangan malah orang usang yang membawa anak-anak ke mall atau tempat wisata dengan alasan mengatasi kejenuhan. Anak-anak adalah generasi periode depan bangsa yang kudu dijaga kesehatannya, ” ucap Netty.

Siapkan Vaksin Anak

Vaksin Covid-19 saat ini yang tersedia baru untuk orang dewasa dan lansia. Bagaimana dengan anak-anak?

Baca Juga: Mardani PKS Singgung Usulan Anies: Pengerjaan Covid-19 Harus Tegas dan Kejam

Padahal anak-anak juga menjadi kategori berisiko tertular Covid-19. Hal itu tentu saja harus tiba diantisipasi, yaitu dengan merancang vaksin covid-19.

Ikatan Dokter Indonesia (IDI) mengharapkan pemerintah menyiapkan langkah untuk menyampaikan vaksin Covid-19 bagi anak-anak mengingat kasus penyebaran virus itu juga sudah mulai meningkat ke kategori anak-anak per Juni 2021 itu.

Salah satu langkah yang bisa dilakukan untuk menanggung pemberian vaksin Covid-19 pada anak-anak ialah dengan melayani uji klinis.

“Jadi memang sampai saat ini belum ada proses uji klinis (vaksin Covid-19) untuk anak- anak. Untuk memberikan vaksin itu diperlukan proses tes klinis, ketika uji klinis sudah dinyatakan aman maka barulah vaksin bisa diberikan kepada anak-anak, ” cakap Ketua Terpilih Pengurus Luhur Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) dokter Adib Khumaidi dilansir dari Antara, Selasa (22/6/2021).

Dokter Adib menjelaskan dari data yang terkumpul oleh Ikatan Dokter Bujang Indonesia (IDAI) peningkatan kasus Covid-19 pada anak- bujang meningkat seiring masuknya varian delta di Indonesia.

IDAI mengungkapkan setidaknya 1 dari 8 kasus Covid-19 merupakan kasus anak-anak.

Perbandingan itu menunjukan anak-anak menjadi kategori yang selalu berisiko tertular Covid-19 berbenturan dengan orang dengan komorbid dan lansia.

Bahkan Nusantara menjadi peringkat pertama level kematian tertinggi di dunia untuk kategori anak-anak yang terpapar Covid-19 dengan catatan tingkat case fatality rate 3-5 persen menurut IDAI.

Adapun yang harus dilakukan orangtua di masa mendesak saat Covid-19 mengancam anak-anak adalah dengan tidak membiarkannya lengah terhadap protokol kesehatan dan tidak mengajak bani untuk keluar rumah kalau tidak diperlukan.

“Anak- anak ini tidak hanya menjelma korban. Mereka juga bisa berperan jadi carrier (jika terpapar Covid-19) bagi orangtua dan kakek neneknya, ” kata Adib.

Untuk tersebut ia mengharapkan pemerintah sanggup mengambil langkah untuk menyelenggarakan menyiapkan pemberian vaksin Covid-19 untuk anak- anak.

“Kita harapkan pemerintah juga mengupayakan vaksinasi untuk anak- anak. Kita harap segera sungguh, ” katanya.