Belum Periksa Habib Rizieq Soal Urusan Kerumunan, Polisi: Tenang Saja, Setia

Belum Periksa Habib Rizieq Soal Urusan Kerumunan, Polisi: Tenang Saja, Setia
November 26, 2020 Mark Flores 0 Comments

Suara. com porakporanda Polda Metro Jaya dan Polda Jawa Barat telah resmi menaikan status perkara peristiwa dugaan pelangggaran protokol kesehatan terpaut acara Rizieq Shihab di Petamburan dan Megamendung dari tahap pengkajian ke penyidikan. Namun, hingga kekinian penyidik belum juga melayangkan tulisan panggilan pemeriksaan terhadap Rizieq.

Karo Penmas Divisi Humas Mabes Polri Brigjen Pol Awi Setiyono mengklaim tipu daya penyidik belum memanggil Rizieq sebab profesionalisme.

“Alasannya adalah profesionalisme, ” kata Bambu di Mabes Polri, Kebayoran Hangat, Jakarta Selatan, Kamis (26/11/2020).

Menurut Bambu, pemanggilan terhadap Rizieq sepenuhnya adalah wewenang penyidik. Dia berujar, semasa keterangan Rizieq memang dibutuhkan penyidik sudah pasti akan melayangkan surat panggilan terhadap yang bersangkutan.

Baca Juga: Perkembangan Pengusutan Kasus Hajatan di Rumah Habib Rizieq

“Kalau sungguh benang merahnya ke sana benar akan dipanggil. Tenang saja sabar saja, ” katanya.

Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Hebat sebelumnya resmi menaikkan status kejadian kasus dugaan pelangggaran protokol kesehatan dalam acara pernikahan putri Rizieq, Syarifah Najwa Shihab dari periode penyelidikan ke penyidikan.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan status perkara tersebut dinaikin berdasar hasil gelar kejadian yang dilakukan penyidik pagi sebetulnya. Dari hasil gelar perkara tersebut, penyidik menyimpulkan telah menemukan adanya unsur pidana dalam kasus itu.

Dalam tentang ini penyidik mempersangkakan calon tersangka dengan Pasal 93 Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan.

Pasal 93 itu sendiri bersuara; Setiap orang yang tidak mematuhi penyelenggaraan Kekarantinaan Kesehatan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 9 ayat (1) dan/atau menghalang-halangi penyelenggaraan Kekarantinaan Kesehatan sehingga menyebabkan Kedaruratan Kesehatan Asosiasi dipidana dengan pidana penjara paling lama 1 (satu) tahun dan/atau pidana denda paling banyak
Rp100 juta.

Baca Juga: Diperiksa Peristiwa Kerumunan Rizieq di Megamendung, dua Saksi FPI Mangkir

“Ditemukan adanya tindak pidana sehingga dinaikkan ke penyidikan, ” kata Yusri di Polda Metro Jaya Jakarta, Kamis (26/11/2020).