Cari Celah Kekosongan Petugas, Pelanggar Ganjil Genap Berusaha ke Puncak Bogor

cari-celah-kekosongan-petugas-pelanggar-ganjil-genap-berusaha-ke-puncak-bogor-1
September 11, 2021 Mark Flores 0 Comments

Suara. com – Besar Bagian Operasional Polres Enau Iptu Ketut Lasswarjana menyatakan bahwa pelanggar aturan ganjil genap kendaraan di Teratas Bogor yang sempat dicegat dan diperiksa, mengira bisa menyiasati petugas untuk mampu melintas atau berlibur simpulan pekan di sana. Begitu dikutip dari kantor berita Antara .

“Rata-rata masyarakat mengira bisa mencari celah kekosongan aparat dalam penerapan ganjil sempurna terpadu akhir pekan ini, ” ungkap Iptu Ketut Lasswarjana saat ditemui di Puncak, Bogor, Jawa Barat, Sabtu (11/9/2021).

Polres Bogor bersama Polresta Bogor Kota, Polres Sukabumi, Polresta Sukabumi Kota, serta Polres Cianjur dalam koordinasi Polda Jabar memberlakukan istimewa genap di berbagai akses masuk Puncak 10-12 September 2021 untuk mengatasi kepadatan lalu lintas dan menyekat kerumunan di masa PPKM Level 3. Muara tujuannya tentu saja mencegah penyebaran COVID-19.

Bagian Satlantas Polres Bogor menghadapkan pengendara mobil untuk bergerak arah saat penyekatan jalur Puncak di Simpang Gadog, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Sabtu (10/7/2021). ANTARA FOTO/Arif Firmansyah

Kepala Bagian Operasional Polres Bogor itu menyatakan bahwa banyak warga masyarakat mengira-ngira dengan turunnya status Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM dari Level 4 menjadi Level 3 bermanfaat boleh bebas beraktivitas tercatat berlibur akhir pekan pada kawasan Puncak.

Baca Juga: Rolls-Royce Cullinan Jemput Bebek Mallard Tanpa Pokok untuk Tinggal di Kedudukan Seru

Sehingga para pengemudi kendaraan yang bernomor Polisi atau Tanda Bagian Kendaraan Bermoro (TNKB) tak sesuai dengan tanggal penanggalan mengira bisa menyiasati kekosongan petugas yang berjaga.

Iptu Ketut Lasswarjana menyebutkan, petugas gabungan Polri TNI, Dishub, Satpol PP, bahkan membawabawa Pramuka, ada yang berserakan untuk berpatroli ke berbagai lokasi penyekatan Puncak.

“Petugas berpatroli di waktu terbatas, dan jangan salah, setelah berhasil melewati pemeriksaan petugas gabungan, masih ada penjagaan protokol kesehatan di lokasi tujuan melalui aplikasi pedulilindungi maupun surat vaksin, ” tukasnya.

Daripada pemeriksaan atas pengendara yang terjaring penyekatan, pada biasanya beralasan ingin berlibur akhir pekan di Puncak sebagai lokasi yang familiar.

“Sampai yang melanggar pun begitu, ingin berlibur, termasuk dengan menggunakan pelat nomor palsu tadi pagi, ” pungkasnya.

Membaca Juga: Kendaraan Masuk Puncak Bogor Sampai 1. 086 Unit, Aparat Gabungan Terus Lakukan Penjagaan