Gempuran DDoS Menurun, Pelakunya Penuh Berasal dari Negara Tersebut

serangan-ddos-menurun-pelakunya-banyak-berasal-dari-negara-ini-1
August 5, 2021 Mark Flores 0 Comments

Suara. com – Pada paruh ke-2 2021, jumlah total pukulan DDoS mengalami penurunan sebesar 38, 8 persen dibandingkan dengan Q2 2020.

Total ini turun sebesar 6, 5 persen dibandingkan secara kuartal sebelumnya pada 2021.

China menjadi pemimpin dalam jumlah perangkat yang melakukan serangan SSH. Pada saat yang sebanding, negara tersebut terus mengalami penurunan dalam hal jumlah total serangan DDoS (10, 2 persen).

Amerika Serikat tetap menjadi pemimpin (36 persen) dalam kategori itu untuk kuartal kedua berturut-turut.

Menyuarakan Juga: Kelamaan Tatap Laptop, Kaspersky: Mayoritas Anak-Anak Suka Pembelajaran Tatap Muka

Sementara Polandia dan Brasil menjadi negeri baru yang memasuki lima besar.

Belum lama, scammers sudah mencari berbagai upaya memperkuat serangan DDoS mereka.

Ilustrasi scam ataupun penipuan. [Shutterstock]

Makin, jumlah serangan melalui protokol Session Traversal Utilities for NAT (STUN) diketahui sudah meningkat.

Gaya lain yang terlihat ialah eksploitasi kerentanan TsuNAME di resolver DNS untuk menyerobot server DNS.

Secara istimewa, ini menyebabkan gangguan pada kinerja Xbox Live, Microsoft Teams, OneDrive, dan servis cloud Microsoft lainnya.

Baca Selalu: Waduh! Lebih dari 1. 000 Pemakai di Asia Tenggara Maka Target Kelompok APT

Selain itu, penyedia servis internet juga menjadi korban serangan DDoS.