Ironi Klub Israel yang Terkenal Anti-Arab, Sambut Pemilik Baru asal UEA

Ironi Klub Israel yang Terkenal Anti-Arab, Sambut Pemilik Baru asal UEA
December 11, 2020 Mark Flores 0 Comments

Perkataan. com – Para pendukung klub elite Israel, Beitar Jerusalem, yang telah lama dikaitkan dengan rasisme anti-Arab hari ini berkumpul untuk menunjukkan dukungan berasaskan pembelian saham klub oleh pengusaha asal Uni Emirat Arab (UEA), Syekh Hamad. Ironis!

Ya, banyak dengan menyambutnya sebagai tanda perubahan, walaupun tak sedikit juga suporter menentang langkah tersebut.

Well , Beitar Jerusalem adalah satu-satunya klub sepakbola Israel yang tidak pernah memiliki pemain Arab, dan penggemar beratnya mempunyai sejarah nyanyian rasis di perlawanan.  

Ratusan pendukung berkumpul untuk menunjukkan dukungan mereka kepada pemilik mutakhir, sementara puluhan pendukung garis cepat lainnya, yang dikenal dengan nama La Familia’, memprotes keras akuisisi ini. Polisi Israel mengatakan 4 orang ditangkap karena “konfrontasi”, minus menjelaskan lebih lanjut.

Baca Juga: Manchester United Serius Buru Bek Brighton, Siapkan Rp 558 Miliar

Suporter garis keras Beitar Jerusalem, La Familia. [Emmanuel DUNAND / AFP]
Suporter garis keras Beitar Jerusalem, La Familia. [Emmanuel DUNAND / AFP]

Syekh Hamad bin Khalifa Al Nahyan, anggota keluarga penguasa di Abu Dhabi, baru-baru ini memang mengambil hingga 50 persen saham asosiasi Beitar Jerusalem dan berjanji untuk menggelontorkan dana lagi sebesar Rp 1, 2 triliun untuk menyusun tim.

Sebagai informasi, UEA sendiri memang telah menormalisasi hubungan dengan Israel awal tahun ini.

Terbuka untuk Pemain Arab

Syekh Hamad dan mitranya dari Israel, Moshe Hogeg, pun telah berjanji untuk mengubah awak agar semakin mengutamakan keberagaman.

Mereka terkuak untuk merekrut pemain-pemain Arab ke dalam timnya. Praktis kebijakan ini akan menjadikan Beitar Jerusalem jadi klub terakhir di Israel yang mengintegrasikan kesebelasannya.

Baca Juga: Bela Muslim Uighur, Antoine Griezmann Putus Persetujuan dengan Huawei

Netanel Avraham, lengah satu fan yang berkumpul untuk menolong kepemilikan baru tersebut, mengaku senang.