Keinginan Pep Guardiola Usai Manchester City Kalah di Final Liga Champions

janji-pep-guardiola-usai-manchester-city-kalah-di-final-liga-champions-1
May 29, 2021 Mark Flores 0 Comments

Suara. com – Pep Guardiola berjanji akan membawa Manchester City ke final Gabungan Champions lagi setelah piawai perdana mereka berakhir dengan kekalahan 0-1 melawan Chelsea di Stadion Dragao, Porto, Portugal, Sabtu waktu setempat atau Minggu (30/5/2021) dini hari WIB.

Kendati kalah sebab gol semata wayang Kai Havertz, Guardiola menilai City bermain bagus di final Liga Champions pertama itu sepanjang masa tersebut.

“Laga yang ketat. Buat tim yang baru kali tampil di final Liga Champions, kami menghadirkan final yang bagus, ” kata Guardiola selepas pertarungan kepada BT Sport dilansir laman resmi UEFA.

“Kami memperlihatkan keberanian, terutama dalam babak kedua. Para pemeran melakukan dan mempertaruhkan segalanya. Sayang kami tidak mampu mencetak gol karena pertahanan mereka sangat kuat. Akan tetapi kami akan kembali sedang suatu hari nanti, ” ujarnya menambahkan.

Baca Juga: Gagal di PSG, Tuchel Kini Juara Bon Champions Bareng Chelsea

Guardiola juga membela muslihat serta susunan pemain dengan ia terapkan.

City bermain tanpa gelandang bertahan sepanjang babak pertama yang lazimnya berfungsi mematahkan serangan melayani.

Sementara itu di garis depan, Guardiola melanjutkan preferensinya tampil tanpa penyerang asli dan memaksakan Kevin de Bruyne di garis terdahulu bersama Raheem Sterling serta Riyad Mahrez.

Kedua hal itu bertukar di babak kedua masa Fernandinho masuk, juga Gabriel Jesus dan Sergio Aguero, tetapi langkah tersebut tidak cukup untuk membongkar garis pertahanan disiplin yang diterapkan para pemain Chelsea.

“Saya melakukan yang terbaik secara susunan pemain. Saya berusaha memilih susunan terbaik untuk memenangi pertandingan, ” ujar Guardiola.

Baca Juga: Chelsea Raih 2 Penghargaan Liga Champions Dalam 10 Tahun, Berikut Daftar Juaranya

“Kami kesulitan menyela garis mereka di babak pertama. Babak kedua bertambah baik, tetapi menghadapi tata pertahanan Chelsea tidaklah gampang. Kami kelimpungan mengantisipasi bola panjang juga bola-bola jalan kedua. Di momen laksana itu selalu dibutuhkan penampilan inspiratif, ” katanya menutup.

Kendati gagal menjuarai Bon Champions, Guardiola meyakini City menjalani musim yang luar biasa.

“Kami berusaha, tetapi gagal dan itu mendirikan kami wajib bekerja lebih keras mulai dari sekarang, ” katanya.

“Sekarang saya ingin pulang dulu, bertemu keluarga, sudah lama. Sesudah itu saya akan kembali ke klub. Ini mau menjadi klub terbaik dalam dunia untuk beberapa tarikh ke depan, ” tutup Guardiola.

Guardiola menutup musim 2020/21 dengan raihan melangsungkan juara Liga Premier Inggris dan trofi Piala Perserikatan Inggris bagi City, dengan terhenti di semifinal Piala FA serta cuma jadi runner-up Liga Champions.