Kering saat Memanah Ikan, Basarnas Temukan Panah dan Celana Nelayan Bombana

Kering saat Memanah Ikan, Basarnas Temukan Panah dan Celana Nelayan Bombana
October 6, 2020 Mark Flores 0 Comments

Tim gabungan Basarnas Kendari saat menemukan panah dan celana yang diduga milik korban Edi Purnomo (23) seorang nelayan dengan dilaporkan terseret arus saat memanah ikan di sekitar Perairan Pulau Malangke, Kecamatan Masaloka Raya, Kabupaten Bombana Sulawesi Tenggara, Selasa (6/10/2020). [Dok. Humas Basarnas Kendari]

Korban menuju memanah ikan bersama lima orang temannya di sekitar Pulau Malangke Desa Masaloka Timur, Kecamatan Masaloka Raya, Kabupaten Bombana.

SuaraJakarta. id porakporanda Tim gabungan Basarnas Kendari menemukan panah dan celana yang diduga milik Edi Purnomo (23), seorang nelayan yang terseret arus laut saat memanah ikan di sekitar Perairan Pulau Malangke, Kecamatan Masaloka Raya, Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara (Sultra).

Kepala Basarnas Kendari Aris Sofingi dalam pernyataan di Kendari Selasa malam, mengatakan pihaknya yang melakukan operasi pencarian target di hari kedua masih difokuskan di daerah lokasi kejadian bala (LKK) dengan melibatkan empat orang penyelam.

“Pada pukul 16. 00 WITA, tim SAR gabungan menemukan bahan milik korban berupa celana serta panah ikan di sekitar letak kejadian kecelakaan, kurang lebih 10 meter dari lokasi yang dilaporkan, ” katanya.

Namun, kata dia, maka memasuki pukul 17. 30 WITA, korban belum ditemukan sehingga operasi SAR dihentikan sementara dengan hasil nihil dan akan dilanjutkan Rabu (7/10) 2020 pagi pada pukul 06. 00 WITA.

“Pada pukul 19. 28 WITA tim penyelam sejak Basarnas Kendari tiba di kedudukan dan saat ini berposko pada Pos Angkatan Laut Bombana, ” katanya.

Operasi pencarian korban yang ialah warga Kasipute, Kecamatan Masaloka Umum, Kabupaten Bombana di hari kedua turut melibatkan unsur penyelamat sebab Pos SAR Kolaka, Pos AL Bombana, Polair Bombana, BPBD Bombana, Diving Club Bombana, masyarakat kira-kira hingga keluarga korban.

Sebelumnya, tim ikatan Basarnas Kendari melakukan operasi pekerjaan pada hari pertama, Senin (5/10).

Besar Basarnas Kendari Aris Sofingi mengatakan pihaknya menerima informasi kecelakaan itu pada hari ini pukul 04. 10 WITA dari seorang awak Pos TNI bernama Parman dengan melaporkan korban mengalami kecelakaan Minggu (4/10) pukul 18. 30 WITA.

Berdasarkan laporan tersebut, pada pukul 04. 30 WITA tim penyelamat Pangkalan SAR Kolaka diberangkatkan dengan menggunakan satu unit “rescue truck” membawa satu unit perahu karet beserta peralatan pendukung keselamatan lainnya untuk memberikan bantuan pertolongan.

Pada Minggu (4/10) pukul 17. 00 WITA target berangkat memanah ikan bersama lima orang temannya di sekitar Pulau Malangke Desa Masaloka Timur, Kecamatan Masaloka Raya, Kabupaten Bombana.