Menghadap Mediasi Rusia, Armenia dan Azerbaijan Kembali Terlibat Pertempuran

Menghadap Mediasi Rusia, Armenia dan Azerbaijan Kembali Terlibat Pertempuran
October 9, 2020 Mark Flores 0 Comments

Suara. com – Pertempuran antara pasukan Azerbaijan serta etnis Armenia kembali terjadi, menyambut mediasi dan perundingan yang difasilitasi oleh Rusia.

Dilansir ANTARA, pertempuran berantakan di Nagorno-Karabakh pada Jumat (9/10/2020).

Kementerian Pertahanan Azerbaijan menyebut bahwa terjadi perselisihan sengit dengan pasukan etnis Armenia sepanjang malam kemarin. Namun belum ada detail mengenai pertempuran terbaru itu.

Kantor Berita RIA, mengutip Departemen Luar Negeri Rusia, menulis kalau Azerbaijan dan Armenia telah menerima tawaran pembicaraan bersama setelah Pemerintah Rusia mengundang keduanya datang ke Moskow.

Baca Serupa: Perang Armenia dan Azerbaijan, Paranormal Indonesia: Jin Kami Sampai Heran

“Pemerintah Azerbaijan dan Armenia telah mengonfirmasi keikutsertaan itu dalam pembicaraan di Moskow. Anju secara aktif tengah dilakukan, ” kata Juru Bicara Kementerian, Maria Zakharova.

Jika kedua menteri luar jati pihak berkonflik itu bertemu, oleh sebab itu akan menjadi kontak langsung pertama kali antara kedua negara eks Uni Soviet tersebut sejak dimulainya pertempuran senjata pada 27 September lalu.

Hingga saat ini, lebih dari 400 orang tewas dalam persabungan di dalam dan di kira-kira Nagorno-Karabakh, area kantong pegunungan yang secara hukum internasional dimiliki sebab Azerbaijan, namun ditinggali dan diperintah oleh etnis Armenia.

Pertempuran masih terus bersambung, kendati telah ada seruan perbaikan yang disampaikan bersama oleh Amerika Serikat, Prancis, dan Rusia.

Menteri Asing Negeri Azerbaijan Jeyhun Bayramov di Kamis (8/10) setuju untuk menghadiri pertemuan bersama tiga kekuatan negeri itu di Jenewa, Swiss. Namun belum ada keterangan lebih lanjut mengenai pertemuan tersebut.

Baca Juga: Cerita Warga Suriah yang Terjebak di Perang Armenia-Azerbaijan

Sementara Menteri Sungguh Negeri Armenia Zohrab Mnatsakanyan tidak menghadiri pertemuan di Jenewa, tetapi dijadwalkan bertemu para pejabat Rusia, Prancis, dan Amerika Serikat dalam Moskow pada Senin (12/10).