Menristek: Riset Teknologi Kesehatan Penting untuk Hadapi Pandemi Covid-19

Menristek: Riset Teknologi Kesehatan Penting untuk Hadapi Pandemi Covid-19
October 5, 2020 Mark Flores 0 Comments

–>

Suara. com awut-awutan Pandemi Covid-19 menegaskan pentingnya bidang riset di dunia teknologi kesehatan.

Atas dasar ini, Menteri Riset dan Teknologi (Menristek)/Kepala Institusi Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Bambang Soemantri Brodjonegoro mengatakan percepatan transformasi digital dan semangat kolaborasi riset menjadi pelajaran penting khususnya bagi Indonesia di masa pandemi Covid-19.

“Sebagaimana yang telah kita ketahui sebelum masa pandemi, kita telah berkecukupan di era revolusi industri 4. 0. Kemudian, masa pandemi bagi Indonesia setidaknya telah mempercepat perlunya melakukan transformasi digital karena segenap kini dilakukan dalam less contact economy (ekonomi minim kontak), sehingga kita biasa menyebut situasi masa ini sebagai less contact economy, ” kata Menristek Bambang di dalam keterangan tertulis yang diterima KURUN, Jakarta.

Dengan percepatan transformasi digital, semakin menjamur kegiatan rutin yang akan tergantikan oleh pendekatan digital termasuk di dunia pendidikan.

Menristek Bambang ikut mengikuti dalam penyelenggaraan 17th Annual Meeting of Science Technology in Society forum (STS forum) yang diselenggarakan pada 3–6 Oktober 2020 secara virtual karena pandemi Covid-19.

Kegiatan tersebut mengusung tema “Peran Ilmu Pengetahuan dan Teknologi di Era Pasca Covid-19”.

Menristek mengikuti dua kegiatan pada rangkaian acara tersebut yakni, 17th Science and Technology Minister Roundtable dan Session 200: Science and Technology Education for Society di dalam 3–4 Oktober 2020.

STS forum merupakan lembaga nirlaba internasional yang dibentuk di dalam tahun 2004 di Jepang, yang bertujuan untuk memajukan kontribusi Menimba pengetahuan dan Teknologi (Iptek) di dunia, serta mengembangkan jejaring jarang pemangku kepentingan iptek dari zona bisnis, politik, akademisi, pemerintah, dan media massa.

Pada kegiatan Session 200: Science and Technology Education for Society, Menteri Bambang menjadi juru bicara kunci dalam diskusi panel bersama pembicara dari negara lain.

Dia memberikan perspektif Indonesia tentang perekonomian ijmal pasca Covid-19 dan peran istimewa yang akan dimainkan oleh menuntut pengetahuan dan teknologi terlebih karakter universitas dalam hal penelitian serta pendidikan.