Merapi Berstatus Siaga, Ini Daftar Destinasi Wisata yang Ditutup Sementara

Merapi Berstatus Siaga, Ini Daftar Destinasi Wisata yang Ditutup Sementara
November 6, 2020 Mark Flores 0 Comments

Bukit Klangon membentang menawarkan pesona alamnya nan menakjubkan.

Sejumlah destinasi wisata di lereng Merapi ditutup sementara.

SuaraJogja. id – Sejumlah destinasi wisata di Kabupaten Sleman yang berada di negeri Gunung Merapi, dinyatakan ditutup sementara waktu. Kebijakan itu menyusul adanya peningkatan status kegunungapian dari Lapisan II (Waspada) menjadi Level III (Siaga).

Seorang pengelola wisata Klangon Gunawan menyebut, semua layanan wisata di Bukit Klangon sudah ditutup sejak naiknya status Merapi menjadi Waspada, terhitung  5 November 2020.

Sebelumnya, pemangku hanya menutup destinasi tersebut untuk aktivitas kemping saja, sedangkan dalam pagi hingga siang hari Klangon masih menerima pengunjung.

“Sampai kapan ditutup masih belum bisa di pastikan. Tentunya sampai benar-benar aman, ” kata Gunawan, Jumat (6/11/2020).

Menurut tempat, diperkirakan penutupan ini akan berpengaruh besar bagi pariwisata Klangon. Memikirkan sebelumnya mereka baru saja berangsur membaik di kala pandemi COVID-19, namun kemudian harus ditutup kembali secara mendadak, karena meningkatkan aksi Merapi

“Jadi cukup berdampak, ” tuturnya.

Besar Bidang Pengembangan Destinasi Pariwisata & Ekonomi Kreatif Dinas Pariwisata Sleman Aris Herbandang mengatakan, sesuai dengan tertera dalam edaran bahaya daripada Merapi 5Km, maka Dispar Sleman mengoordinasikan untuk menutup destinasi wisata Klangon, destinasi di area Kinahrejo, Bunker Kaliadem, dan juga wisata religi Turgo.

“Potensi yang juga bisa membahayakan karena naik ke bukit, maka kami tutup, ” ucapnya.

Sedangkan wisata Kaliurang masih buka sebab masih berada dalam jarak aman 6, 8 Km dan kolom jip masih diizinkan, sepanjang dengan akan tarik garis sesuai dengan jarak aman 5Km.

“Untuk operator jip akan segera kami koordinasikan, ” tutur Aris lagi.

Membenarkan keterangan itu, Panewu Pakem Suyanto mengatakan, destinasi wisata di Kaliurang tetap bekerja, sambil melihat perkembangan lebih tinggi.

Kontributor: Uli Febriarni