Moeldoko Diharapkan Bisa Perbaiki Komunikasi PBSI dan Klub

Moeldoko Diharapkan Bisa Perbaiki Komunikasi PBSI dan Klub
September 14, 2020 Mark Flores 0 Comments

–>

Suara. com – Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko diharapkan mampu membenarkan komunikasi antara induk organisasi cabang olahraga dengan klub-klub bulutangkis di Tanah Air seandainya terpilih menjadi Ketua Umum Persatuan Bulu menentang Seluruh Indonesia (PBSI) periode 2020-2024 mendatang.

Hal itu disampaikan mantan olahragawan bulutangkis yang saat ini menjabat sebagai Ketua Harian PB Hebat Raya Imelda Wiguna. Imelda menghargai bahwa hubungan di antara keduanya masih terlihat berjalan masing-masing serta tidak ada sinergisme.

“Sampai saat ini dengan dilakukan PB Jaya Raya & klub-klub lain yaitu membina atlet-atlet daerah. Tentunya, seharusnya PP PBSI istilahnya harus baik sama perhimpunan karena yang merekrut dan menangani atlet sehingga jadi bagus membangun klub, ” kata Imelda dengan dihubungi, Senin (14/9/2020).

Imelda menjelaskan kalau klub merupakan pintu awal pembinaan atlet. Perjalanan yang panjang dan biaya yang tak sedikit harus dikeluarkan oleh setiap klub biar bisa melahirkan atlet potensial yang bisa berprestasi di tingkat nasional dan internasional.

Para atlet binaan PB Djarum tengah berlatih di GOR PB Djarum, Kudus, Jawa Tengah, Kamis (12/9/2019). [Suara.com/Adam Iyasa]
Para atlet binaan PB Djarum tengah berlatih di GOR PB Djarum, Kudus, Jawa Tengah, Kamis (12/9/2019). [Suara.com/Adam Iyasa]

Namun ketika para atlet dengan telah dibina klub itu dipanggil ke pelatnas, kata Imelda, sikap federasi justru terkesan tak menghargai upaya klub yang selama itu sudah menggelontorkan biaya besar, baik untuk pembinaan maupun mengirimkan atlet ke berbagai pertandingan.

“Jadi jangan sampai ada kata-kata kamu tidak menanam, tetapi mau memanen. Artinya tak mau mendukung klub yang memendam, ” tutur Imelda.

“Kami ingin PBSI itu menghargai klub. Ketika mau rekrut atlet klub untuk dipanggil ke pelatnas itu ada ‘kulo nuwun’, ngobrol. Sementara sampai hari ini ketika mau mengambil atlet kami kan permintaannya ke pengprov. Dari pengprov baru ke perhimpunan, ” sambungnya seperti dimuat Kurun.

Sementara tersebut, lanjut Imelda, pengurus provinsi PBSI sama sekali tak mengeluarkan beban untuk pembinaan atlet. Klub lah yang menanggung semua risikonya, tercatat biaya sekolah atlet.

Para legenda bulutangkis Indonesia menemui dan meminta Moeldoko untuk menjadi Ketua Umum PBSI, Kamis (10/9/2020). [dok. PBSI]
Para legenda bulutangkis Indonesia menemui & meminta Moeldoko untuk menjadi Kepala Umum PBSI, Kamis (10/9/2020). [dok. PBSI]

Oleh karena itu, Imelda berniat jika Moeldoko terpilih menjadi Pemimpin Umum PBSI nanti, ia mampu menjadi sosok yang tidak cuma bisa mengembalikan kejayaan bulu menjawab Indonesia, tetapi juga memperbaiki ikatan antara PBSI dan klub-klub jatuh tangkis di Negeri. Sebab, kalau klub diberi dukungan maka itu akan semakin semangat untuk terus membina atlet-atlet muda.

Pekan lalu, para legenda bulutangkis resmi mengusung nama Moeldoko untuk maju sebagai bahan Ketua Umum PBSI, menggantikan Wiranto yang jabatannya akan berakhir di Oktober nanti.