Peti Mati Corona di Kantor Camat, Jabar Perpanjang PSBB Sampai 14 Juni

Peti Mati Corona di Kantor Camat, Jabar Perpanjang PSBB Sampai 14 Juni
May 28, 2020 Mark Flores 0 Comments

–>

Suara. com semrawut Kecamatan Sawangan meletakan peti mati di area pagar pintu kantor tersebut. Tiga tempat peti mati bertuliskan “Peti Lebur Covid-19” mampu menggugah perhatian warga yang lewat. Menurut Camat Sawangan, peti mati tersebut sengaja diletakkan di dekat pagar, untuk mengingatkan masyarakat agar mematuhi PSBB.

Sementara tersebut, Gubernur Jabar Ridwan Kamil memastikan perpanjangan PSBB di wilayah itu. Dalam keputusan gubernur ada dua poin penting dalam ketentuan PSBB tersebut. PSBB untuk wilayah Kabupaten/Kota Bogor, Kota Depok dan Kabupaten/Kota Bekasi mengikuti DKI Jakarta. Sedangkan, sisanya mengikuti PSBB Jabar hingga 14 Juni mendatang.

Berikut dirangkum lima berita Suara. com mengenai PSBB.  

1. Horor! Ada Peti Mati di Kecamatan Sawangan, Camat: Supaya Warga Patuh PSBB

Tiga peti mati bertuliskan 'Peti Mati Covid-19 ditempatkan di depan Kantor Kecamatan Sawangan, Kota Depok. [Suara.com/Supriyadi]
Tiga peti mati bertuliskan ‘Peti Mati Covid-19 ditempatkan dalam depan Kantor Kecamatan Sawangan, Tanah air Depok. [Suara.com/Supriyadi]

Ada berbagai jalan dilakukan untuk mengingatkan warga agar mengikuti aturan pemerintah dalam rencana pencegahan penyebaran Virus Corona atau Covid-19. Namun langkah yang dikerjakan Pemerintah Kecamatan Sawangan Kota Depok dinilai cukup untik karena mendirikan warga langsung mengingat bahaya Covid-19.

Bagian kecamatan melakukannya dengan meletakan 3 kotak peti mati bertuliskan “Peti Mati Covid-19” ditempatkan di area pagar pintu masuk jawatan kecamatan.

Baca selengkapnya

2. Jelang New Biasa, KSPI: PSBB Saja Banyak yang Langgar Apalagi Dilonggarkan

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal. (Suara.com/Ria Rizki)
Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Nusantara (KSPI) Said Iqbal. (Suara. com/Ria Rizki)

Liga Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) menganggap istilah tatanan hidup baru ataupun New Normal malah membuat gugup para buruh dan masyarakat kecil di tanah air. Sebab, dengan adanya pelonggaran itu dikhawatirkan hendak menyumbang kasus Virus Corona atau Covid-19 lebih banyak.

Presiden KSPI Said Iqbal menilai, masyarakat banyak yang tidak patuh ketika ada penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB).

Membaca selengkapnya

3. Sepekan Jelang PSBB Fase Tiga Berakhir, Angka Reproduksi Masih di Atas Satu

Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta, dr Widyastuti, MKM. (Suara.com/Firsta Putri Nodia)
Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta, dr Widyastuti, MKM. (Suara. com/Firsta Putri Nodia)

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta merencanakan akan mengakhiri periode pembatasan sosial berskala besar (PSBB) pada 4 Juni mendatang. Namun syaratnya, tingkat reproduksi Virus Corona atau Covid-19 harus di lembah angka 1.

Mengenai hal tersebut, Besar Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta Widyastuti mengatakan, saat ini kondisi itu belum tercapai. Tingkat reproduksinya masih di naik turun pada atas 1.

Baca selengkapnya

4. Tok! Jawa Barat Resmi Perpanjang PSBB Maka 14 Juni 2020

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil. [Suara.com/Emi La Palau]
Gubernur Jawa Barat Ridwan Lengkap. [Suara.com/Emi La Palau]

Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil resmi memperpanjang penyekatan sosial berskala besar (PSBB) tingkat provinsi. Keputusan tersebut tertuang pada Surat Kepgub Nomor: 443/Kep. 287-Hukham/2020 memperpanjang PSBB tingkat provinsi dengan proporsional ditandatangani pada Kamis (28/5/2020).  

Dua poin penting dalam Kepgub tersebut yakni perpanjangan PSBB dalam wilayah Bodebek (Kabupaten Bogor, Kota Bogor, Kabupaten Bekasi dan Kota Bekasi dan Depok) akan diperpanjang selama 6 hari terhitung berangkat tanggal 30 Mei hingga 4 Juni 2020.

Baca selengkapnya

5. Pengubur Jenazah Covid Ngeluh Masyarakat Masih Langgar PSBB

Jimi, petugas Sudin Pemakaman Jakarta Barat di TPU Tegal Alur. (Suara.com/Bagaskara).
Jimi, petugas Sudin Pemakaman Jakarta Barat di TPU Tegal Alur. (Suara. com/Bagaskara).

Profesi penggali dan pengubur jenazah Covid-19 rela mengorbankan waktu hingga tenaganya saat pandemi virus Corona. Hal itu seperti terlihat di Rajin Pemakaman Umum (TPU) Tegal Aturan, Kalideres, Jakarta Barat.

Berdasarkan pantauan Suara. com di lokasi pada Kamis (28/5/2020), para petugas dari Dinas Pemakaman DKI Jakarta tampak masih giat mempersiapkan proses pemakaman jenazah Covid-19.

Baca selengkapnya