Tampil ke Publik, Ratu Elizabeth Kunjungi Lab Rahasia Ada Apa?

Tampil ke Publik, Ratu Elizabeth Kunjungi Lab Rahasia Ada Apa?
October 15, 2020 Mark Flores 0 Comments

Suara. com – Ratu Elizabeth II akhirnya tampil ke publik sejak penguncian virus corona pada bulan Maret. Dilansir dari CBC, ia dikabarkan mengunjungi fasilitas studi militer Porton Down Inggris pada hari Kamis, yang terlibat di menangani serangan agen saraf Novichok 2018.

Ratu berusia 94 tahun, yang menghabiskan waktu penguncian nasional Inggris di Kastil Windsor, telah mematuhi tugas resminya dari jarak jauh melalui video atau telepon, ataupun di istananya, sejak pembatasan fisik diberlakukan.

Untuk kunjungan publik pertamanya, dia membina penampilan bersama yang langka dengan cucunya, Pangeran William. Satu kejadian yang menjadi sorotan karena ia tidak memakai masker wajah sekalipun semua yang terlibat secara fisik tetap menjaga jarak.

Laboratorium Sains & Teknologi Pertahanan rahasia, di Porton Down, barat daya Inggris, mengidentifikasi agen saraf yang digunakan buat menyerang mantan mata-mata Rusia Sergei Skripal dan putrinya, Yulia, pada kota terdekat Salisbury dua tarikh lalu.

Baca Juga: Dikabarkan Akan Kembali ke Inggris, Pangeran Harry Bersiap Ditegur Ratu

Ratu Elizabeth (Instagram/@kensingtonroyal)
Istri raja Elizabeth (Instagram/@kensingtonroyal)

Inggris menuduh dua agen Rusia yang didukung oleh Moskow melayani serangan itu, tuduhan yang telah ditolak Kremlin. Pejabat Rusia pula dituduh menggunakan Novichok untuk membinasakan kritikus Kremlin Alexei Navalny dalam Agustus.

Selama perjalanan mereka, para aristokrat bertemu dengan staf Porton Down dan personel militer yang terlibat dalam operasi pembersihan Novichok, bersama dengan para ilmuwan yang membantu tanggapan terhadap pandemi COVID-19.

Tujuan formal dari perjalanan ini adalah buat membuka Pusat Analisis Energetika segar di laboratorium, tempat Ratu dan pangeran diberikan demonstrasi penyelidikan pelajaran peledak forensik.

Mereka juga mengunjungi Energetic Enclosure lab untuk melihat tampilan persenjataan dan taktik yang digunakan di dalam kontra-intelijen.

Sebagai informasi, Porton Down dibangun pada tahun 1916 sebagai laboratorium senjata kimia dan biologi Inggris, tempat para ilmuwan kementerian pertahanan melakukan eksperimen rahasia yang membabitkan sekitar 20. 000 prajurit, yang menyebabkan kematian satu orang karena terpapar gas saraf sarin.

Baca Juga: Marcus Rashford Dapat Penghargaan MBE dari Ratu Inggris, Apa Prestasinya?

Sejak 1960-an, ia telah berfokus pada pengembangan tindakan pencegahan & teknologi pertahanan dan keamanan, meskipun struktur rahasianya selalu menimbulkan pemikiran tentang aktivitasnya, terutama di kalangan ahli teori piring terbang.