tujuh Hoaks Jenazah Covid-19, sebab Mata Mayat Diambil sampai Hanyut ke Malaysia

7-hoaks-jenazah-covid-19-dari-mata-mayat-diambil-sampai-hanyut-ke-malaysia-1
July 19, 2021 Mark Flores 0 Comments

Bahana. com – Penyebaran virus corona yang semakin tidak terkendali diperparah dengan beredarnya beragam hoaks. Salah satu hoaks dengan kerap muncul adalah sekitar jenazah pasien Covid-19.

Memeriksa Fakta Pandangan. com telah merangkum kumpulan hoaks sekitar jenazah Covid-19. Mulai dibanding kabar mata jenazah Covid-19 sudah diambil sampai adanya mayat Covid-19 yang tercampak dari India sampai Malaysia.

Berikut ialah 7 hoaks seputar jenazah Covid-19:

1. Gambar Peti Jenazah Covid-19 Saat Dibuka Ternyata Mata Sudah Diambil?

Baca Juga: Unggah Foto Buatan Tes Antigen, Michelle Christo Eks JKT48 Dihujat Netizen

CEK FAKTA Video Peti Jenazah Covid-19 Saat Dibuka Ternyata Mata Sudah Diambil. (Turnbackhoax.id)
MELIHAT FAKTA Video Peti Jenazah Covid-19 Saat Dibuka Ternyata Mata Sudah Diambil. (Turnbackhoax. id)

Beredar sebuah video dengan narasi peti mati jenazah Covid-19 saat dibuka ternyata mata jenazah sudah diambil. Narasi ini dibagikan sebab akun Facebook bernama Ghofartrans Ghofar pada 19 Juni 2021 lalu.

Dalam keterangannya, akun ini menyebut gegabah jenazah pasien Covid-19 tersebut diambil tanpa sepengetahuan anak. Akun tersebut juga menyatakan rasa emosi dengan aparat yang bertanggung jawab mengatur jenazah tersebut.

Berikut narasinya:

“ DIBILANG CORONA SETELAH KOTAK DIBUKA TERNYATA MATANYA DIAMBIL TANPA SEPENGETAHUAN KELUARGA BETUL MANUSIA BIADAB”

“Py ngeneiki jjl do muni corola jembut ujung” celeng kabeh petugase,..! ”

Baca Juga: Viral Kentang Goreng Harga Hampir Rp3 Juta, Berlapis Taburan Emas 23 Karat

Berdasarkan penelusuran Turnbackhoax. id — jaringan jalan Suara. com , video itu merupakan hoaks lama beredar balik. Tidak ada organ jenazah Covid-19 itu yang hilang karena semua organnya sempurna.

Catatan Redaksi:
Artikel ini merupakan bagian lantaran konten Cek Fakta Bahana. com. Dibuat seakurat agak-agak dengan sumber sejelas jadi, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang nyata (karena masih ada potensi salah informasi). Lebih penuh mengenai konten Cek Fakta bisa dibaca di laman ini. Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, indah melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara. com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email [email protected] com.