Usai Tebas Tiga Orang Pakai Golok di Takalar, Pelaku Meninggal sebab Ini

Usai Tebas Tiga Orang Pakai Golok di Takalar, Pelaku Meninggal sebab Ini
October 12, 2020 Mark Flores 0 Comments

Suara. com – Tiga warga menjadi korban penganiayaan di Desa Bontorannu, Desa Massamaturu, Kecamatan Polongbangkeng Utara, Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan.

Ke-3 korban adalah Andi Hajit Daeng Tompo (55), bersama anak Andi Ismail Daeng Nai (27) & menantunya Daeng Tongi (26). Target mengalami luka dibagian tubuh kelanjutan tebasan parang seorang pelaku Jalil Daeng Nuju (70) yang adalah tetangga korban.

Kapolsek Polongbangkeng Utara, AKP H Andi Hermansyah, mengatakan pelaku sesudah melaksanakan aksinya meninggal dunia diduga karena serangan jantung, Senin (12/10).

“Pelaku (Almarhum) Jalil Daeng Nuju usianya 70 tahun. Meninggal dunia sudah melakukan penganiayaan yang diduga mengalami serangan jantung, ” kata AKP H Andi Hermansyah seperti dikutip dari kabarmakassar. com – jaringan Suara. com .

Baca Juga: Gara-gara Protes Jalan, Dosen pada Bawean Dianiaya Kepala Desa

Kapolsek menjelaskan, kronologis kejadian berawal karena permasalahan penipuan. Pelaku (Almarhum) gregetan atas penipuan yang dilakukan korban penganiayaan Hajit Daeng Tompo.

“Kejadiannya sekitar pukul 06. 00 pagi tadi. Ketika Pelaku (Almarhum) hendak melahirkan ternak sapi miliknya. Pelaku & korban bertetangga, bertemu sehingga tabrak mulut terjadi. Karena kesal karakter melakukan penganiayaan menggunakan sebilah golok yang dibawanya, ” ucapnya.

Tidak sampai disitu kata Kapolsek, anak korban serta menantu juga terkena sabetan parang saat hendak melerai.

“Jadi awalnya hanya berdua. Anak dan Menantunya juga terkena saat melerai. Korban mula-mula Daeng Tompo luka terbuka dibagian lutu dan tangan, dan objek kedua anaknya luka sobek separuh kiri serta menantunya luka di tangan sebelah kiri, ” ungkap Kapolsek.

Akibat peristiwa tersebut, personel Polsek Polongbangkeng Selatan dan Danramil 01 Polut melakukan penjagaan guna mengatipasi hal-hal yang tidak diinginkan. Pelaku yang meninggal dunia kini disemayamkan dirumah duka.

Membaca Juga: Chintami Atmanegara Sudah Diperiksa Polisi Atas Kasus Penganiayaan

“Kami dan Inf Kapten Wahyudi Danramil 01 Polut serta bantuan Polres Takalar melakukan perlindungan untuk mengatipasi hal-hal yang tidak diinginkan. Karena ini bertetangga, ” pungkas Kapolsek.